/Sepenggal Cerita Bahagia Bersama Air Asia

Sepenggal Cerita Bahagia Bersama Air Asia

(Kantor Air Asia Pekanbaru/Jalan Arifin Ahmad)

Barangkali jutaan tahun yang lalu Homo Neandertals dan Homo Erectus pernah memburu dan menyingkirkan Homo Sapiens sebelum Homo Sapiens itu sendiri membela diri untuk mempertahankan eksistensi mereka sebagai bagian dari manusia yang diperhitungkan. Namun jika kini mereka mampu melihat perkembangan Homo Sapiens dari dalam kubur maka mereka akan takjub dengan peradaban ilmu pengetahuan dan teknologi yang diciptakan oleh sejenis manusia; Homo Sapiens yang kata Yuval Noah Harari dalam Sapiens: A Brief History of Humankind yang berhasil menguasai linguistik kognitif, membangun  revolusi agrikultur dan memperkuat revolusi ilmiah. Dan salahsatu proyek pengetahuan dan teknlogi terhebat Homo Sapiens adalah pesawat terbang dan internet.

Dalam suatu imajinasi di masa lampau penulis pernah menyebrangi lautan dari pelabuhan dumai menuju pelabuhan malaka. Sepanjang perjalanan lautan biru yang membentang memang mampu menyingkirkan sedikit resah dan gelisah dari desakkan penumpang dari ruang tunggu kapal hingga dari pelabuhan kepelabuhan. Namun diukuran waktu penulis mesti sedikit lebih berlapang dada untuk sampai kekuala lumpur menemui keluarga karena jarak dari pelabuhan kepusat kota kuala lumpur membutuhkan waktu dua jam lebih, total waktu yang dibutuhkan dari dumai kekuala lumpur adalah tujuh jam. Transportasi darat yang lambat juga sedikit menyesakkan dada. Dan jika dihitung perjalanan dari ibukota riau, pekanbaru akan lebih membutuhkan waktu yang jauh lebih lama.

Dilain kesempatan setibanya penulis di kuala lumpur penulis menghabiskan seharian untuk beristirahat dirumah keluarga karena kelelahan. Keesokkan harinya barulah penulis menikmati beberapa wisata dinegeri jiran seperti Batu Caves di distrik Gombak, Selangor, Malaysia. Genting Highlands dan  Menara Petronas di Kuala Lumpur. Setelah beberapa hari berwisata dan berkunjung kerumah keluarga, penulis direkomendasikan untuk pulang dengan AirAsia.com

Penulis mengatakan tidak perlu karena dapat menyita biaya yang lebih tinggi. Namun diluar dugaan, penulis terhenyak menatap ongkos biaya pesawat di halaman web resmi Air Asia.com yang jauh lebih murah ketimbang ongkos perjalanan menggunakan transportasi laut dan darat. Dari sana penulis dijelaskan bagaimana cara memesan tiket yang simpel tanpa perlu mengantri. Disana penulis juga melihat harga-harga yang sangat terjangkau antar domestik di tanah air maupun antar dunia dalam penerbangan internasional.

Tidak sampai disana siapapun dapat mendaftar sebagai BIG Member Air Asia secara gratis dengan tawaran promo dan diskon yang sangat menggiurkan. Dalam heningan penulis berkata dalam hati; Apakah ini yang dimaksud dengan Now Everyone can fly, Sekarang semua orang bisa terbang. Untuk proses pemesanan tiket secara online dapat mengunjungi web resmi air asia atau dengan cara mendownload aplikasi air asia atau kamu juga dapat melakukan transaksi pemesanan tiket dengan cara mengunjungi kantor air asia terdekat. Untuk proses pemesanan secara online dapat kamu lakukan seperti ini:

Pertama. Klik situs, Kemudian pilih lokasi dan jadwal destinasi. kedua pastikan harga dan jam keberangkatan.

– Selanjutnya ketiga pilih penerbangan atau paket hemat seperti bagasi, pilihan kursi dan atau kamu dapat melanjutkan pada tahap selanjutnya dengan cara mengklik tombol lanjutan. Keempat pastikan nama, tanggal lahir, Nomor ponsel dan alamat email untuk menerima E-tiket yang dikirimkan pihak air asia keemail kamu setelah kamu menuntaskan proses pemesanan dan pembayaran sampai selesai.

Dan terakhir kamu dapat menentukan pembayaran pemesananmu sesuai dengan keinginanmu seperti menggunakan kartu debit atau kartu kredit. Internet Banking atau Mobile Banking. Transfer langsung ke Bank atau melalui alfamart dan indomaret yang tersebar keseluruh sudut kota ditanah air. Tinggal klik beli maka kode pembayaran akan keluar dan kamu dapat melakukan pembayaran hingga tiketmu sampai kegengaman tanganmu sendiri seperdetik kemudian.

Selepas tiket ditebus, penulis diantar kebandara kuala lumpur menuju bandara sultan syarif kasim pekanbaru. Proses check-in berlangsung sangat singkat selain karena konter check-in Air Asia yang banyak di bandara, All Star (Karyawan Air Asia) juga ramah, sopan dan cantik. Selain itu kamu juga dapat check-in secara online di situs air asia atau check-in mandiri di mesin self check-in yang sudah tersedia di bandara.

Selama penerbangan sensasi ketinggian menembus awan bagai seekor burung mampu membekas tajam dihati ketimbang menyelam bagaikan ikan dilautan lepas. Diangkasa kota-kota terlihat indah, lautan, pulau, gunung-gunung, hutan dan lembah dapat disaksikan dengan takzim. Dan yang takkala penuh sensasi adalah pelayanan pramugari yang lembut dan ramah. Melakukan Flight Simulator tanpa kaku. Menawarkan makanan yang menggiurkan dengan harga yang bersahabat. Dikanan kiri kursi-kursi pesawat terawat dengan baik. Tersedia buku panduan dan buku bacaan yang update. Ruang kabin yang bersih dan luas.

Dilain kesempatan penulis mencoba menerka bagaimana Air Asia mampu menawarkan harga yang terjangkau antara pelayanan yang prima dengan kebutuhan produksi. Dalam proses pencarian jawaban itu penulis menemukan bahwa CASK (Cost Per Available Seat Kilometers), Perhitungan biaya kursi perkilometer Air Asia adalah perhitungan biaya kursi paling efesien yang berkisar diangka 3.58 USĀ¢ diantara maskapai yang memiliki CASK yang tinggi yang ada ditanah air. Pertimbangan biaya yang efesien itu dapat dilakukan dari kebijakan menggunakan Airbus A320 sebagai maskapai utama dan satu-satunya sehingga dapat mensiasati secara hukum positif sertifikasi pilot, izin, spare part dan invetory serta selalu berbenah dalam meningkatkan utilasi pesawat.

Melalui berbagai penawaran dan kerja kerasnya, pada tahun 2019 ini Air Asia kembali mendapatkan penghargaan sebagai maskapai Low-Cost Terbaik Dunia untuk 11 tahun berturut-turut dalam Skytrax World Airline Awards 2019 di Le Bourget, Perancis. Dan tujuh tahun berturut-turut Grand Final World Travel Awards (WTA) pada bulan november 2019 di Muscat, Oman. Dan sederet pengharagaan lainnya.

Singkat cerita penulis sampai kekota pekanbaru tidak sampai dua jam. Estimasi waktu dan ongkos yang jauh lebih rendah. Dengan segenap pelayanan dan perhatian Air Asia terhadap semua kalangan dengan tagline Sekarang Semua Orang Bisa Terbang tentu Hastag #BahagiaBersamaAirAsia patut diacungkan jempol. Barangkali jika Homo Neandertals dan Homo Erectus masih hidup mereka juga ingin terbang seperti burung karena sudah sering berakit dengan kayu dan bambu. Dan sudah sepantasnya dengan penghargaan yang diraih Air Asia hastag #KamiBanggaBersamaAirAsia perlu ditambahkan.