/Saat Kau Tak Berani Melamar, Maka Kau Mesti Kuat Melihatnya Bersama Orang lain Di Pelaminan

Saat Kau Tak Berani Melamar, Maka Kau Mesti Kuat Melihatnya Bersama Orang lain Di Pelaminan

(Gambar/via pinterst.com)

“Jodoh itu penuh dengan misteri karena itu jodoh tidak dapat disangka-sangka. Boleh jadi hari ini kita punya keyakinan terhadap seseorang tapi esok lusa keyakinan itu kandas sebab ia sudah bersandingan dengan orang lain.

Demikianlah Saat Kau Tak Berani Melamar, Maka Kau Mesti Kuat Melihatnya Bersama Orang lain Di Pelaminan. Karna setiap wanita butuh kepastian, bukan sekedar cinta dan harta. Kau boleh saja berdali untuk sabar sebab kau sedang bekerja atau mencari kerja. Namun sampai kapan kau berdalil sedangkan kau juga tidak terlihat mempersiapkan apa-apa. Wanita yang mencintaimu tidak butuh kamu punya pekerjaan yang tetap yang dibutuhkannya adalah kamu tetap bekerja. Apapun pekerjaannya. Selagi baik dan halal. Ia tetap merasa cukup.

(Gambar/via pinterst.com)


Sebab kau ingin memantaskan diri. Setali dua tali. Secakap dua cakap boleh saja kau tuturkan. Namun mau sampai kapan mulutmu berliur dan berbusa. Wanita butuh pembuktian. Karna ia ingin dibimbing dan dijaga. Bukan cuma menghangatkannya dengan kata-kata ingin memantaskan diri tapi kamu juga tidak terlihat sudah atau mulai sudah ada perubahan diri. Wanita mau bahkan mau sekali sama-sama belajar dan sama-sama meningkatkan kapasitas diri melalui ikatan yang oleh agama dan negarapun diakui.

Dan atau sebab kau ingin mengabdi dulu kepada orang tuamu. Bagi seorang wanita yang mencintaimu, ia dengan senang hati mempersilakan kau mengabdi kepada orang tuamu sendiri. Bahkan setelah menikahpun. Ia tidak mempermasalahkan itu. Namun bila kau tidak kunjung datang dan tidak membuktikan itu. Maka seorang wanita selalu percaya bahwa jodoh terbaik itu adalah ia yang datang dengan kepastian dan pembuktian tanpa harus mengenal seseorang dengan estimasi waktu yang panjang. Bukan murahan, tetapi saat ada yang datang dan melamarnya tanpa janji-janji melainkan dengan keyakinan dan kesopanan maka ia yang telah bermunajat dengan hati yang ikhlas pasti menerima lamaran seorang lelaki yang ada dihadapannya.