/Politisi PDIP, Dr Hassanudin; Prabowo Patriot Sejati

Politisi PDIP, Dr Hassanudin; Prabowo Patriot Sejati

Hari ini Senin (11/11/2019) Mentri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan rapat perdana dengan komisi I DPR RI. Prabowo didampingi oleh wakil mentri pertahanan,Wahyu Sakti Trenggono, Bendahara TIM Kampanye TKN pada pemilihan presiden 2019 terlihat serasi menyambangi gedung rakyat tersebut.

Dr Hassanudin/Politisi PDIP Dapil IX Jawa Barat

Dalam rapat perdana prabowo subianto memaparkan tentang strategi pertahanan indonesia dalam menjaga keutuhan negara kesatuan republik indonesia. prabowo berpendapat bahwa perang indonesia adalah doktrin perang semesta .

Dalam kesempatan itu prabowo juga mengutip sebuah kalimat dari Thucydides seorang filsuf yang lahir pada masa yunani (460 SM –  395)  yang menulis buku The History of Peloponnesian War. Dengan penuh keyakinan prabowo mengatakan “The strong will do what they can and the weak will suffer what they must” yang kuat akan membuat apa yang mampu dia perbuat dan yang lemah akan menderita.

setelah probowo memaparkan tentang strategi, peluang serta mengatakan efesiensi anggaran dan efesiensi kerja, Meutya Hafid selaku pimpinan rapat komisi I memberikan kesempatan pertanyaan dan penyanggahan pada setiap fraksi yang ada.

Meutya Hafid Politisi Golkar Dapil Sumatera Utara

Dalam tukar tambah fikiran itu, Dr Hassanudin dari fraksi PDIP dapil jawabarat IX tidak semata-mata memberikan pengarahan atau pertanyaan setelah diberikan kesempatan bicara melainkan memuji beberapa kata prabowo pada saat pemaparan yang kemudian diungkapkan ulang olehnya “sia-sia kita membangun negeri ini kalau kita tidak bisa mempertahankan“. Dr Hassanudin mengapresiasi dengan menambahkan bahwa prabowo “itu patriot sejati”.

Gemuruh tepuk tanganpun berdengung setelah politisi PDIP itu memberikan kesempatan untuk para dewan rakyat bertepuk tanggan. Meutya Hafid yang juga politisi Golkar tidak ketinggalan mengatakan bahwa “paparan bapak memberikan harapan baru bagi PR-PR yang ada dalam pertahanan kita” (senin/11/11/2019).