/Menhan Prabowo 26 Hari Kerja, 10 Dubes. Mulai dari US, Rusia sampai Tiongkok

Menhan Prabowo 26 Hari Kerja, 10 Dubes. Mulai dari US, Rusia sampai Tiongkok

Setelah dilantik pada 23 oktober 2019 Oleh Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widdodo. Prabowo Subianto sebagai mentri Pertahanan republik indonesia sudah kebanjiran tamu dari berbagai negara. sebut saja Dubes Tiongkok Xiao Qian pada selasa (29/10), Duta Besar Amerika Serikat Untuk Indonesia, Joseph R Donovan Jr. Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Georgievna Vorobieva serta Dubes Korea Selatan, Jordan, Dubes Rusia untuk Asean, Dubes Jepang, Arab Saudi, India dan malaysia.

Prabowo subianto yang tidak genap memimpin kementerian pertahanan republik indonesia selama 26 hari ini juga telah menerimah kunjungan Delegasi The Federal Service for Military-Technical Cooperation dan delegasi UK Cyber Security Ambassador, Dr. Henry J. Pearson. Bagaikan sebuah magnet, Tarik menarik kepentingan internasional, Republik Indonesia Jilid II, Ir. Joko Widodo sudah menguatkkan tanda bahwa indonesia semakin diperhitungkan didunia internasional.

Tidak sampai disana prabowo subianto kini mengunjungi Malaysia dan Thailand (14-18 November) dalam upaya merumuskan kembali kerjasama dibidang pertahanan bahwa indonesia adalah sebuah negara yang bersahabat yang tidak boleh disakiti.

Gebrakan-gebrakan prabowo subianto tentu mendapatkan apresiasi tetapi prabowo subianto tidak boleh lengah bahwa menjadi seorang mentri adalah menjadi seorang pembantu istana. Itu sebabnya dalam segala tindakkannya, prabowo mesti bersikap dan berlaku dengan penuh perhitungan. jangan sampai ada ungkapan mentri rasa presiden lalu presiden rasa gubernur. karena sudah sejatinya presiden adalah presiden dan mentri adalah mentri. setiap kebijakan mentri adalah kebijakan presiden yang direstui.

kini membingkai republik indonesia dengan seluruh stacholder adalah kerja panjang yang mesti indonesia rawat dengan sempurna. indonesia menghadapi dunia internasional dengan segala kerumitan dan kepentingan yang tidak pernah mati. Tentulah amat tepat kata presiden jokowi pada saat HUT RI ke-74 “Keutuhan negara kesatuan republik indonesia adalah segala-segalanya. Jangan sampai dikorbankan yang namanya keutuhan NKRI karena pilihan bupati, pilihan gubernur, pilihan presiden, keutuhan NKRI harus ditempatkan di tempat yang paling penting”, dan juga kata Prabowo pada saat rapat (11/11) perdana digedung dewan rakyat “Tak akan Ada Kemakmuran tanpa Stabilitas Keamanan(Sabtu/16/11/2019)